71 Tahun Merdeka, Indonesia Hadapi Tantangan Tidak Mudah

 

Wina - Pada ulang tahun kemerdekaan ke-71 saat ini Indonesia tengah dihadapkan pada berbagai tantangan di dalam negeri maupun dinamika eksternal yang tidak mudah.

"Antara lain tuntutan perbaikan ekonomi di dalam negeri di tengah kelesuan ekonomi global serta optimalisasi perlindungan warga negara Indonesia di luar negeri," demikan kata Dubes/Watap RI Rachmat Budiman dalam pidato amanatnya pada upacara bendera HUT Kemerdekaan RI ke-47 di Wina, Austria, Rabu (17/8/2016) waktu setempat.

Menurut Dubes, kondisi tersebut menuntut pemerintah RI untuk dapat merespons secara cepat, tepat dan strategis di tengah situasi dunia yang semakin saling terhubung dan saling ketergantungan satu sama lain. 

Sebelumnya, Dubes menggarisbawahi arti pentingnya memanfaatkan momentum peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa sebagai salah satu modal dasar pembangunan dan menghadapi segala tantangan.

Mengenai hubungan bilateral Indonesia-Austria, Dubes menyampaikan secara singkat beberapa perkembangan di bidang ekonomi, politik dan sosial budaya. 

Beberapa butir utama yang diangkat adalah sejumlah upaya KBRI/PTRI Wina untuk meningkatkan ekspor Indonesia ke Austria melalui berbagai program promosi ekonomi, serta penggalangan dukungan masyarakat internasional terhadap upaya nasional dalam memerangi illegal fishing dan pemanfaatan nuklir untuk tujuan damai.

Upacara bendera di Wina tersebut berlangsung hikmat, dimeriahkan dengan aubade putera-puteri cilik Indonesia berusia antara 4-10 tahun. Mereka terlihat begitu bersemangat menyanyikan lagu 'Berkibarlah Benderaku' dan 'Halo-halo Bandung' dengan melambaikan bendera mungil Merah-Putih.

Juga ada pemotongan tumpeng oleh Dubes sebagai bagian dari tradisi KBRI/PTRI Wina. Potongan tumpeng pertama diserahkan langsung kepada WNI senior dan anggota Diaspora Indonesia senior di Austria yakni Ibu Selfinar Damiri dan Bapak Hok Tjhoen Tan, sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi yang diberikan dalam penguatan hubungan bilateral RI-Austria. Keduanya telah bermukim di Wina sejak pertengahan tahun 60-an. 

Upacara dihadiri oleh sekitar 100 orang, antara lain delegasi dari Indonesia yang tengah bersidang di Wina, pejabat dan staf KBRI/PTRI Wina, Dharma Wanita Persatuan, PPI Austria, serta wakil-wakil masyarakat Indonesia lainnya di Austria.

Sumber : Detik‚Äč